APBD Kepri 2015 Capai Rp 3,6 Triliun

Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri sedang menyusun Rancangan APBD Kepri 2015. Sementara ini, nilai RAPBD Kepri 2015 sekitar Rp 3,6 tiliun. Naik sekitar Rp 105 miliar dibandingkan APBD Kepri 2014 sebesar Rp 3,495 triliun.
Kepala Bappeda Provinsi Kepri Drs Naharuddin MTp mengatakan, pembahasan yang dilakukan eksekutif dalam tahap finalisasi. Dalam waktu dekat Pemprov Kepri akan menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) ke DPRD Kepri.

“Setelah finalisasi dengan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, selanjutnya KUA PPAS ini akan kita sampaikan ke DPRD Kepri. Dalam waktu dekat inilah,” ujarnya, kemarin. Naiknya APBD Kepri 2015 ini lantaran adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan juga nilai Dana Bagi Hasil (DBH) terutama minyak dan gas.

Dari 40-an dinas, badan maupun biro di Pemprov Kepri, sekitar 30 persen APBD tersebut akan dialokasikan untuk Dinas Pendidikan 20 persen (sekitar Rp 720 miliar) dan Dinas Kesehatan 10 persen (sekitar Rp 360 miliar).Sektor yang berlanjut tahun 2015 adalah kebijakan pembangunan bidang pendidikan seperti tambah ruang kelas, peningkatan mutu, dan kualitas pendidikan, dan penunjang lainnya untuk sektor pendidikan. “Sektor lainnya adalah bidang kesehatan yang akan kita alokasikan anggarannya sebesar 10 persen. Tahun 2015, pembangunan RSUP Batu 8 Tanjungpinang akan dilanjutkan,” jelasnya.

Selain itu peningkatan Puskesmas di Tanjungbatu, Karimun, rehab RSUD Tanjungpinang, bantu rehab RSAL Tanjungpinang dan sektor-sektor kesehatan lainnya.Untuk infrastruktur jalan baik jalan di provinsi dan jalan provinsi di kabupaten/kota anggarannya tetap dialokasikan. “Sektor lainnya di bidang perhubungan, pariwisata, perikanan kelautan, sektor UKM, pengentasan kemiskinan, masalah ketenagakerjaan dan pengangguran dan sektor lain dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri tetap masuk prioritas,” tegasnya. (MARTUNAS) Sumber : Tanjungpinangpos.co.id